Nabi Muhammad adalah nabi kita semua, terutama orang islam. Maka kita
seharusnya mengikuti dan meneladani perilaku rasulullah SAW sehari-hari. Dengan
catatan ini diharapkan mampu memberi manfaat bagi kita semua.
Makanan dan minuman tidak lepas dari kehidupan kita sebagai
manusia. Makanan dan minuman merupakan penentu hidup kita. Logikanya kalo kita
meninggalkan makan dan minum berhari-hari (selain puasa) kita akan lemah dan
mati. Tetapi kalua makanan dan minuman yang masuk kedalam tubuh kita tidak
terkontrol atau berlebihan (dalam islam: tidak halal dan thoyib) makan akan
menimbulkan berbagai penyakit yang akan merusak tubuh kita. Ujung-ujungnya kita
sakit dan kalau tidak bisa di tangani ya mati. Oleh karena itu jika kita ingin
sehat maka hidup lah ala rasulullah.
Rasulullah selama hidupnya tidak pernah sakit, kecuali ketika akan
meninggal dan itu penyebabnya bukan dari makanan melainkan allah lah yang
memberikan sakit.
Berikut ini tata cara nabi makan dalam kehidupan sehari-hari:
1.
Membaca bismillah sebelum makan dan minum
"Apabila seorang kalian ingin makan, hendaknya dia membaca
"bismillah". Dan jika ia lupa membaca di awalnya, hendaknya ia
membaca "bismillah fii awwalihi wa aakhirihi." (HR. al Tirmidzi dan
Ahmad. Dishahihkan oleh Syaikh al Albani dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi no.
1513)
2.
Jangan makan dan minum sambal berdiri
Nabi Muhammad Saw. bersabda, "Janganlah sekali-sekali salah
seorang dari kalian minum sambil berdiri, barangsiapa lupa hendaklah dia
memuntahkannya"(HR. Muslim)
3.
Dianjurkan memakan buah terlebih dahulu sebelum hidangan utama
Al-Gazali rahimahullah berkata, “Dianjurkan mendahulukan
makan buah jika karena sesuai dengan ilmu kedokteran yaitu lebih cepat dicerna
maka lebih baik buah lebih bawah (dalam perut) daripada hidangan (makanan
pokok). Dalam Al-Quran ada peringatan untuk mendahulukan makan buah yaitu dalam
firman Allah,”Dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih, dan daging burung
dari apa yang mereka inginkan”.
“Imam An-nawawi telah menyebutkan ketika menjelaskan hadits Abi
Al-Haitsam bin Thihan tatkala ia datang kepada Nabi Shallallahu alaihi wa
sallam dan ada Abu Bakar dan Umar. Ia membawa wadah yang berisi kurma basah
dan kurma kering, kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam
berkata,
‘makanlah ini (kurma), kemudian mengambil hidangan dan kemudian
pergi
Imam AN-Nawawi menjelaskan bahwa hadits ini sebagai dalil
dianjurkannya mendahulukan makan buah, baru kemudian roti, daging dan makanan
pokok lainnya.
4.
Jangan
Meniup Makanan/Minuman
Dari Abu Qatadah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wa sallam bersabda "Apabila kalian minum, janganlah bernafas di dalam
gelas….. (HR. Bukhari 153).
Dalam penelitian Science, air panas
(H2O) bertemu karbondioksida (CO2) yang dihembuskan oleh mulut (manusia
mengeluarkan CO2). Maka akan menghasilkan persenyawaan H2CO3, asam karbonat.
Dan jika asam karbonat ini masuk kedalam tubuh manusia, maka bisa mengakibatkan
penyakit jantung.
5.
Makan dengan tangan (tanpa sendok/garpu)
Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Jika salah
seorang diantaramu makan, maka hendaklah ia menjilati jari-jemarinya, sebab ia
tidak mengetahui dari jemari mana munculnya keberkahan.” (HR. Muslim)
Menurut artikel yang diterbitkan
dalam paparetta.wordpress.com pada Oktober 2010 lalu, makan menggunakan tangan
terbukti lebih menyehatkan karena dalam tangan terdapat enzim RNAse yang dapat
mengikat bakteri sehingga tingkat aktivitasnya sangat rendah ketika masuk
bersama makanan ke saluran pencernaan tubuh.
Sebaliknya, jika manusia makan
menggunakan (misalnya) sendok, tidak ada yang bisa menahan laju aktivitas
bakteri yang terkandung, baik di makanan atau alat makan itu sendiri.
Waktu makan
Nabi Muhammad SAW
1.
Di
pagi hari pula Rasulullah SAW membuka menu sarapannya dengan segelas air dingin
yang dicampur dengan sesendok madu asli. Khasiatnya luar biasa. Dalam Al
Qur’an, madu merupakan syifaa (obat) yang diungkapkan dengan isim nakiroh
menunjukkan arti umum dan menyeluruh. Pada dasarnya, bisa menjadi obat berbagai
penyakit. Ditinjau dari ilmu kesehatan, madu berfungsi untuk membersihkan
lambung, mengaktifkan usus-usus dan menyembuhkan sembelit, wasir dan
peradangan.
2.
Masuk
waktu dhuha (pagi menjelang siang), Rasulullah SAW senantiasa mengonsumsi tujuh
butih kurma ajwa’ (matang). Rasulullah SAW pernah bersabda, “Barang
siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan terlindungi dari racun”.
Hal itu terbuki ketika seorang
wanita Yahudi menaruh racun dalam makanan Rasulullah pada sebuah percobaan
pembunuhan di perang khaibar. Racun yang tertelan oleh Rasulullah SAW kemudian dinetralisir oleh
zat-zat yang terkandung dalam kurma. Salah seorang sahabat, Bisyir ibu al
Barra’ yang ikut makan tersebut akhirnya meninggal, tetapi Rasulullah SAW selamat dari racun tersebut.
3.
Menjelang
sore hari, menu Rasulullah biasanya adalah cuka dan minyak zaitun. Selain itu,
Rasulullah juga mengonsumi makanan pokok seperti roti. Manfaatnya banyak
sekali, diantaranya mencegah lemah tulang, kepikunan di hari tua, melancarkan
sembelit, menghancurkan kolesterol dan melancarkan pencernaan. Roti yang
dicampur cuka dan minyak zaitun juga berfungsi untuk mencegah kanker dan
menjaga suhu tubuh di musim dingin.
4.
Di
malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah sayur-sayuran. Beberapa
riwayat mengatakan, Rasulullah SAW selalu mengonsumsi sana al makki
dan sanut. Menurut Prof. Dr. Musthofa, di Mesir deudanya mirip dengan sabbath
dan ba’dunis. Mungkin istilahnya cukup asing bagi orang di luar Arab, tapi dia
menjelaskan, intinya adalah sayur-sayuran. Secara umum, sayuran memiliki
kandungan zat dan fungsi yang sama yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan
melindungi dari serangan penyakit.
Tambahan: tidak mencampur makanan yang satu dengan yang lain.
Contoh:
Jangan makan SUSU bersama DAGING
Jangan makan DAGING bersama IKAN
Jangan makan IKAN bersama SUSU
Jangan makan AYAM bersama SUSU
Jangan makan IKAN bersama TELUR
Jangan makan IKAN bersama DAUN SALAD
Jangan makan SUSU bersama CUKA
Jangan makan BUAH bersama SUSU (Contoh : koktel)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar